Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2013

Fieldtrip to Muara

Suatu pagi... -052513-
Rasa malas kembali menyeruak di dalam batin ini. Dengan jelas semua agenda terpikir olehku. Kajian, fieltrip, laporan yang harus diselesaikan di hari itu juga. Sebenarnya tiga bulan ini merupakan bulan yang saya sia-siakan. Terkatung-katung dalam belenggu menyelesaikan permasalahan dan bangkit. Tapi tak kunjung kudapatkan obat mujarabnya. Tak sabar kali...
06.30. Harus telah berkumpul dan berangkat. Isi SMS.
Tapi apa yang saya lakukan di 10 menit sebelum 06.30. Membuang-buang waktu. Barulah saya teringat Absen yang telah 2 minggu belum ditandatangani.
 >>Apa hanya karena absen yg dikejar slama kuliah?? maklum kuliah disini tuh terutama praktikumnya, kehadiran harus 100%. Saya termasuk orang tak suka bermasalah. Inginnya aman-aman saja.
Tepat 06.30. Masih di jalan.
Kok g ada yang nelpon ya.... Ya sudahlah... klo udah ditinggal mau diapakan lagi. Mungkin akan ada tugas lain yang akan diberikan. Eh... tiba-tiba salah seorang teman kelompokku menelpon. Menyuruhku unutk segera ke tempat tersebut. Dan sesampainya di sana, kita masih menunggu.
Berangkat....
Go to MUARA...
###

'Rasa malas jangan sampai menghantui kehidupan, karena ia berasal dari rasa tak ingin bergerak, tak ingin membebaskan diri dari beban yang berada dibenak kita. Justru rasa itu akan memunculkan dampak yang lebih merugikan, dan itu akan selalu mengikutimu dari hari ke hari. Sehingga harimu BERANTAKAN.'

###

At MUARA. Ilmu, pengalaman, rasa, cerita, pesan, teguran, dan udara baru diperoleh... 
Menjadi penghulu tanaman merupakan pengalaman menarik... Memadukan dua makhluk ciptaan Allah untuk menghasilkan generasi yang lebih bermanfaat untuk sebuah kehidupan. Itulah pemuliaan tanaman. 
Dalam hal ini pemuliaan tanaman padi.
Pemilihan bunga betina dan bunga jantan, kastrasi (menghilangkan bagian-bagian tanaman yang dapat menghalangi jalannya persilangan), emaskulasi pada tanaman betina dengan cara membuang organ jantan pada padi (serbuk sari), dan menyilangkannya.
Setiap hal yang berujung pada hasil terbaik pasti dilakukan dengan baik, dan memilih yang terbaik. Bunga betina terbaik untuk diserbuki adalah bunga betina yang sebagian besar malainya masih diselimuti oleh selubung daun bendera, sedangkan bunga jantan adalah malai yang telah pecah atau mulai antesis. Cuaca sangat mempengaruhi antesis pada bunga. Sebaiknya pengambilan bunga jantan dilakukan di pagi hari, sekitar jam 9.
Persilangan ini susah-susah gampang dan membutuhkan kesabaran.

Senin, 28 Mei 2012

???

Seorang gadis SMA tidak tenang dengan tidurnya dan memutuskan untuk bangun ditengah malam yang sepi dan belajar. Belajar-belajar dan belajar. Sebenarnya malamnya ia belajar, tetapi ia tertidur berselimutkan kertas-kertas soal dan buku. Mungkin ia terlalu capek dengan berbagai pikiran yang menjelajahinya sejak hari itu akan dimulai. Yakni Ujian Akhir Nasional. Ujian yang diadakan selama empat hari dan hari-hari itulah yang menentukan kelulusan selama tiga tahun belajar di SMA.

Dengan begitu memaksakan diri, ia memeras otaknya agar semuanya dapat dipahaminya. Detik berlalu,  fajar pun menyingsing.  Saatnya tiba. Tergesa-gesa, makan pun tak dilahapnya. Pada hal sang ibu telah menyediakan makanan terbaik. Berharap anaknya dapat energi tambahan untuk mengerjakan soal. Sang ibu pun tak karuan kekhawatirannya.

Hujan saat itu begitu deras. Kekhawatiran sang ibu memnucak. Memikirkan anak gadisnya yang akan ujian ditemani dengan teman perjalanan -hujan- yang semakin menjadi-jadi. Gadis begitu panik, hujan kunjung tiada reda. Gadis mempersiapkan motornya, menunggu dan melihat jarum jam -detik- berpindah. Sang ibu menyuruh agar si gadis menunggu mobil angkot yang biasanya lewat. Maklum di tempat itu, hanya ada satu angkot yang melintas. Dan itu pun hanya pada jam sekolahan.

Melihat jam, gadis mengelak untuk naik angkot dengan alasan ia akan terlambat. Dengan pertimbangan bahwa angkot tersebut masih akan singgah untuk mengambil penumpang dan menganggap angkot tersebut telah pergi. Gadis pun mengambil jaket kebanggaanya dan menggunakannya. Di belakang, ibu telah menyiapkan mantel hujan. Berharap anak gadisnya tidak telalu basah dan selamat dalam perjalanan. Sang Ibu memberikan jas hujan padanya. Lagi-lagi Gadis mengelak, dengan alasan ia akan lebih basah, penggunaan mantel ribet, terbawa angin dan tidak menyukai menggunakan mantel hujan. Terlebih lagi warna mantelnya begitu ngejjreng -menurut gadis-.

Sang ibu ngotot menyuruh gadis menggunakan mantel karena kekhawatirannya. Dan gadis begitu ngotot karena keribetan dan ketidaksukaannya. Walhasil Gadis berangkat begitu saja dan meninggalkan sang ibu beserta kekesalan sang ibu karena gadis tidak mendengar sarannya.

Di perjalanan, belum cukup satu kilometer dari rumahnya, kecelakaanpun terjadi. Karena kebingungan si gadis itu sendiri. bingung saat melihat angkot tersebut masih ada dan sedang menunggu penumpang. Dari belakang angkot yang berjalan pelan-pelan disusul oleh tukang becak yang menyalip. Terlalu jauh dari samping mobil. sehingga gadis berpikir bahwa tukang becak tersebut akan menyebrang. Dengan segera, gadis mengambil tindakan untuk lewat  diantara becak dan mobil. Ternyata becak itu justru tidak belok dan terus berjalan disamping mobil dan terjadilah kecelakaan. Becak yang sedang mengantarkan pengawas ke sekolah yang berada di sekitar tempat tersebut jatuh ke samping dengan ban motor yang tersangkut di becak.

Sontak gadis pucat dan pengawas turun dari becak, kemudian melihat gadis. gadis merasa begitu bersalah dan meminta maaf serta menanyakan kondisi pengawas dan tukang becak. Di kepala gadis, gadis tidak tahu harus melakukan apa-apa kecuali minta maaf dan ia akan mengganti rugi jika ia becak itu rusak dan jika ada yang terluka. tapi untuk menggantirugi, ia harus mengambil uang dimana.

Untungnya pengawas itu mengerti saat beliau melihat gadis dengan seragan putih-abu-abu. kemudian pengawas itu menerima permintaan maaf dan membiarkannya pergi karena akan ujian serta menasehati gadis untuk berhati-hati.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu". QS. Luqman : 14


"Ridha Allah dalam keridhaan kedua orang tua, dan marah-Nya dalam kemarahan dua orang tua." (HR Muslim). 


Sabtu, 03 Maret 2012

Dibalik Facebook

Tiga tahun yang lalu, FB tenar di sekolahan. Semua siswa yang menenteng hape dengan aplikasi internet standar mempunyai FB. Tuts-tuts pada hape ditekan-tekan untuk menuliskan kalimat. Walau pun kalimatnya hanya "PAGI..."

Trend tersebut cepat merambah keseluruh siswa, walau pun hape mereka tak punya aplikasi internet. Sahut-menyahut pun tak kalah, kala mereka telah mempunyai FB. Yang pada intinya
 "Add Aku ya...", 
"Kok kamu belum ngonfirm saya?" 
ato "aku sudah add kamu kok"

Diantara sahuta-sahutan itu ada sahutan yang begitu menekan "FB itu haram". Sontak beberapa siswa tidak menyetujui dan menanyakan mengapa diharamkan? Ada yang bilang FB itu akan memunculkan berbagai maksiat yang akan merugikan orang lain. Dan memang benar, saat FB itu tenar, banyak maksiat yang terjadi seperti penculikan, penipuan, perkelahian. dan bahkan pemerkosaan. 
Namun berita-berita itu dikalahkan dengan hakikat manusia sebagai makhluk sosial yang butuh komunikasi dan membangun jaringan. 


Selain itu, muncullah sebuah persepsi bahwa yang nggak punya FB, kuno. Walhasil, saya sebagai siswa saat itu ingin mencoba, tapi tak tahu bagaimana caranya. Namun, di suatu hari, saat nenekku ingin melihat omku di perantauannya difasilitasi oleh bapak, adik dan omku untuk melihatnya via YM. Dengan memanfaatkan kondisi saat itu, saya dan adikku berjuang untuk membuat FB. Dengan begitu cekatan adikku memulai, tapi tak berhasil walaupun sudah berkali-kali dicoba. Giliranku tiba, dan Yesss... saya bisa membuat FB. Tapi, Ada pertanyaan yang terbersit di hatiku. Akan kuapakan FB ini? tohh saya hanya punya hape yang tak mempunyai aplikasi internet. Gubrakkk... Berbulan-bulan FB itu tak terjamah setelah saya membuatnya. Nggak sampe setahun sih.

Menanggapi kata "FB itu haram", menurutku kembali lagi pada si penggunanya. Jika digunakan dengan baik, ya tentulah akan bermanfaat. Jika digunakan dengan sembarangan, ya hasilnya juga seimbang dengan yang dilakukan. Dampak pastilah merugikan diri sendiri dan orang lain. 

Setelah mendapat hape yang lebih canggih, saya mulai mendapat virus tanpa hari tanpa buka FB. Mulai menulis status dari skala berbobot sampai skala sangat GJ ditambah dengan kegalauan. 
Selang tahun berganti, kini twitter ada dengan aplikasi yang lebih menarik, namun tetap saja FB ramai. Dengan status yang masih saja... 
"Saya sakit... hiks...:'("
"Waahh telat..."
"Tolong Rossi,  1000 Rose buat Rosa" -Ehhhh kayak mirip........-
"Maapin Rossi ya Rosa"
dsb.

Pusing bacanya jika status-statusnya kayak gitu. Intinya hanya ingin dapat perhatian dan curhat GJ. Terlebih lagi status "Tolong Rossi,  1000 Rose buat Rosa" . waahh... apalagi lagi klo beneran kekumpul 1000 rose. Ini tandanya sudah ada penyimpangan.

Jika Dilihat dan diselidik lagi,  kebanyakan pengguna FB itu hanya menggunakannya itu curhat.
Sampai akhirnya saya mendapat info bahwa FB yang dibuat oleh Mark Zuckerberg, ternyata ada usaha terselubung. Yakni agar manusia-manusia itu menuliskan rintihan, permintaan dan semacamnya ke FB tersebut.  FB itu layaknya tempat mengaduh, merintih, merengek, memohon dsb. Bahaya dong! Kok aplikasi kayak gitu, bisa membuat nyata apa yang diinginkan, bisa membuat tenang, bisa ngilangin rasa sedih... Padahal tempat meminta, mengaduh, merengek dan memohon itu kepada yang punya. Yakni ALLAH swt. Laa ilaaha illallaah

"Maka ketahuilah bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah dan mohonlah ampun atas dosamu" (QS. Muhammad:19)